Kembali ke halaman utama oaseonline.org

Kuasa-kuasa baik

Dikelilingi kuasa-kuasa yang baik, yang setia dan tenang,
dilindungi dan dihibur penuh keajaiban
demikian aku ingin hidup bersamamu
dan memasuki bersamamu tahun yang baru.

Yang lama masih ingin menyiksa hati-hati kita,
beban berat dari hari-hari yang jahat masih menekan kita.
Ya, Tuhan, kepada jiwa-jiwa kami yang gentar
berikan keselamatan yang Kaupersiapkan untuk kami.

Dan jika Engkau memberi kami cawan yang berat dan pahit itu
penuh penderitaan sampai di pinggirnya
maka kami akan mengambilnya
dengan bersyukur dan tanpa gemetar
dari tanganMu yang baik dan dikasihi.

Namun jika Engkau masih ingin menghadiakan kami
kegembiraan akan dunia ini dan akan cahaya mata harinya,
maka kami ingin mengingat hal-hal yang sudah berlalu,
lalu hidup kami sepenuhnya akan menjadi milikMu.

Lilin-lilin yang Engkau bawa ke dalam kegelapan kami
biarkan menyala dengan hangat dan tenang.
Jika mungkin, kumpulkan kami kembali untuk bersatu.
Kami tahu, terangmu bersinar di malam yang gelap.

Jika kesunyian yang mendalam
akan menjalar di sekeliling kami,
maka biarkan kami mendengar bunyi yang sempurna itu
dari dunia yang tak nyata yang mengelingi kami,
madah pujian semua anak-anakMu.

Dilindungi kuasa-kuasa yang baik, yang setia dan tenang,
dengan penuh kepercayaan
kami menanti apapun yang terjadi
Allah bersama kita pada waktu malam dan pada pagi hari
dan tentu saja di setiap hari yang baru.

Dietrich Bonhoeffer
dalam penjara sebelum dieksekusi mati oleh resim Nazi, Desember 1944
(penerjamahan Markus Hildebrandt Rambe)





























Doa Kebijaksanaan

TUHAN,
berikan aku kekuatan
untuk mengubah
apa yang mungkin aku ubah.

Berikan aku kerendahan hati
untuk menerima
apa yang tidak mungkin diubah.

Dan berikan aku
kebijaksanaan
untuk membedakan
kedua-duanya.

(F. Oetinger)

                                                                                                                                                                                       

Di mana TUHAN dalam bencana?
Apa jawaban gereja terhadap pergumulan para KORBAN BENCANA?
Apa PERANAN TRANSFORMATIF teologi kontekstual
dalam konteks bencana alam dan bencana buatan manusia?

Terbitan Baru Agustus 2006

Zakaria J. Ngelow dkk., TEOLOGI BENCANA - Pergumulan Iman dalam Konteks Bencana Alam dan Bencana Sosial

Pengantar oleh Bernard T. Adeney

Pengarang: Marie Claire Barth-Frommel • John Campbell-Nelson • Jerda Djawa • Barend F. Drewes • Karel Phil. Erari • Teuku Kemal Fasya • Eirene Gulo • Ati Hildebrandt Rambe • Markus Hildebrandt Rambe • Uwe Hummel • Jilles de Klerk • Lady Paula R. Mandalika • Wolfgang Marquardt • Julianus Mojau • Zakaria J. Ngelow • Eckart Rein • Emanuel Gerrit Singgih • Abidin Wakano • Andreas A. Yewangoe

Lukisan Sampul: Ni Ketut Ayu Sri Wardani

Tim Penyunting: Ati Hildebrandt Rambe • Markus Hildebrandt Rambe • Jilles de Klerk

Penerbit: Yayasan OASE INTIM, Makassar 2006

Lihat Daftar Isi

Materi Tambahan Online

Forum

Dari materi Konsultasi Teologi Bencana oleh OASE INTIM, Makassar, Juni 2005 (pdf-dokumen*):

Dokumentasi & materi lengkap Konsultasi Teologi Bencana lihat di OASE INTIM - Dokumentasi - Konsultasi Teologi Bencana.

Clipping Internet pasca-Tsunami (pdf-dokumen*)

Kirimkan refleksi atau puisi Anda ke untuk menjadi inspirasi bagi pengunjung-pengunjung lain.

*untuk membaca dokumen pdf, komputer Anda harus dilengkapi dengan program Adobe Acrobat Reader ®. Program tersebut dapat didownload secara gratis melalui www.adobe.com